Enter your keyword

Jumat, 31 Maret 2017

Jadi Blogger Itu Menyenangkan dan Bisa Menghasilkan, Tapi Tidak Instant

Pada era generasi millennial saat ini Blogger sudah menjadi sebuah trend atau gaya hidup setelah sosial media. Bagi sebagian kalangan yang aktif di dunia internet atau sering disebut juga netizen, blog dijadikan sarana untuk menceritakan sesuatu yang pernah dialaminya. Seperti pengalaman ketika liburan, memasak, mengasuh dan mendidik anak,  berbelanja dan lain sebagainya. Selain itu blog juga bisa dijadikan media untuk menyampaikan pendapat atas sebuah isu yang sedang hangat diperbincangkan di dunia maya. 

Dunia Blogging
Ilustrasi
Sebenarnya dunia blogging tidak jauh berbeda dengan pola “bermain” sosial media, hanya saja penyampaian informasi baik gambar, video ataupun tulisan melalui blog lebih informatif dan profesional.  Ketika seseorang menulis status di sosial media, misalnya facebook cendrung lebih personal info dan relatif singkat. Berbeda dengan  seorang blogger memposting artikel tertentu di blog, seperti informasi tentang sebuah tempat wisata yang pernah dikunjunginya. Dengan membaca atikel tersebut maka kita akan mengetahui secara detail infomasi tentang tempat wisata tersebut.

Saya mengenal dunia blogging ini selang dua tahun sejak bergabung dengan jejaringan sosial Facebook pada bulan April 2009 yang lalu. Pertama kali membuat blog di blogger dengan sub domain rhodoy.blogspot.com yang sekarang sudah costume domain www.rhodoy.com tempat saya memposting tulisan ini. Kemudia saat mencari tutorial di google.com ketemu platform wordpress dan membuat blog rhodoy.wordpress.com yang sakarang sudah mati suri. Awal mula membuat blog saya berpikir blog sama halnya dengan facebook, bisa mencari teman baru di dunia maya, bisa update status, upload foto dan lain-lain yang relatif mudah. Ternyata setelah saya pelajari lebih jauh melalui google, ternyata berbeda. Saya ambil kesimpulan saat itu blog sama dengan website karena tampilannya bisa saya buat sesuai keinginan dengan mempelajari cara edit template melalui mbah gugel.

Belakangan ini semakin berkembangnya dunia blogging, sebagian besar orang membuat blog untuk mencari duit. Benar, dari sebuah blog kita memang bisa menghasil uang dengan berbagai macam cara seperti iklan lansung, PPC, CPM, Content Placement, Paid Review, dan masih banyak lagi cara mencapatkan uang dari blog yang lainnya. Tapi untuk mendapatkan penghasilan dari blog tentu tidak semudah membalikan telapak tangan. Banyak sekali cerita yang bertebaran di internet kisah sukses blogger yang bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan juta setiap bulan hanya dengan ngeblog. Tapi hanya sedikit saja kita temukan cerita pengalaman pahitnya perjuangan para blogger yang sekarang sudah menuai hasil.

Blog Keren.png
Ilustrasi by: pixabay.com
Kalau kita kembalikan pada hakikatnya kehidupan, maka tidak ada yang instan didunia ini, tidak ada sebuah keberhasilan tanpa proses dan tidak satupun proses perjuangan tanpa hambatan. Begitu juga dalam dunia blogging, sudah tidak mungkin seorang yang baru mengenal blog hari ini, kemudian besoknya membuat blog dan lusa mendapatkan uang. Terus terang saya kadang-kadang miris melihat pola pikir blogger-blogger (maaf) pemula yang ada di group facebook yang saya kelola. Sebagian besar mereka membuat blog dengan harapan bisa mendapatkan uang dengan mudah dari blog yang baru dibuat. Ada yang sibuk nanya bagaimana cara agar cepat diterima adsense, ada yang sibuk curhat sudah berkali-kali bahkan puluhan kali ditolak adsense. Yang lebih miris lagi curhat ditipu orang saat membeli akun adsense. Ehh, diterima adsense sekalipun tidak ada gunanya kalau trafik blog belum mumpuni.

Saya coba memberikan gambaran pendapatan dari blog sebagai Publisher google adsense, saya ilustrasikan sebuah blog Indonesia dengan Unique Visitor atau UV 1.000 per hari, Click Though rate atau CTR 2% dan Cost Per Click atau CPC 0.05$. Sebuah blog dengan ilustrasi tersebut sudah cukup besar bagi blogger pemula seperti saya.
  • Jumlah klik: UV 1000 x CTR 2% = 20 Klik
  • Pendapatan: 20 Klik x CPC $0.05 = $1
Jika dirupiahkan dengan kurs Rp. 13.000 berarti penghasilan dari blog setiap bulan hanya Rp. 390.000 dan baru bisa diambil pada bulan keempat. Ada banyak pertanyaan saya untuk blogger-blogger yang sangat terobsesi dengan adsense, diantaranya:
  1. Apakah blog anda sudah memiliki UV 1000 per hari?
  2. Apakah ada jaminan CTR 2% untuk blog anda?
  3. Apakah ada jaminan CPC $0.05 untuk blog bahasa Indonesia?
  4. Apakah ada jaminan selama kurun waktu 4 bulan akun anda tidak dibanned sebelum PO?

Menurut saya, dari pada disibukan dengan mengejar sesuatu yang instan seperti copy paste artikel untuk update blog dengan harapan diterima adsense lebih baik fokus aja menulis atau membuat posting yang bermanfaat. Perbanyak jaringan agar wawasan semakin bertambah dengan mengikuti kegiatan komunitas-komunitas blogger baik online maupun offline. Jadilah blogger yang banyak memberikan informasi bermanfaat untuk masyarakat luas sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Tumbuhkan kreatifitas dari bakat yang ada dalam diri kita.

Masalah penghasilan bagaimana? Nanti juga pasti menyusul, tapi yang mananya menyusul itu dibelakang. Kalau saya pribadi ngerasain uang dari blog pertama kali tahun 2014 sejak membuat blog pada tahun 2011, selama 3 tahun kalau mau ngeblog malah keluar duit untuk bayar warnet. Tapi Alhamdulillah selalu bersyukur saya menyelesaikan kuliah yang sudah terlambat, membantu biaya kuliah adik, menikah dan memiliki gubuk kecil walaupun masih kredit semuanya didapat dari duduk didepan monitor sambil menggeser-geser tetikus dan mencet-mencetin papan ketik yang selalu ditemani segelas kopi.

Yang terahir saya minta kritik dan saran yang sifatnya membangun tulisan saya kedepannya. Jika anda seorang blogger keren yang belum berteman dengan rhodoy.com silahkan follow Disini.

42 komentar:

  1. Dari pandanganku, dewasa ini makin banyak blog yang berasa iklan. Ya nggak salah nih. Namanya juga orang cari penghasilan. Tapi ya pas artikelnya dibaca rasanya ya mirip baca selebaran iklan. Aku sih lebih senang kalau blog lebih memasukkan unsur personal ketika mengiklankan sesuatu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya di blog ini juga banyak iklan Om, tapi bagi saya sih selama itu bermanfaat tidak masalah. Yang penting tidak memberikan informasi yang menyesatkan dan iklan tidak mengganggu pembaca.

      Hapus
  2. salam kenal mas. sepakat banget. sayang klo ngejar ads doang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali Om, menurut saya ads ga perlu dikejar. Kalau memang blog kita sudah layak dan mumpuni, maka ads akan datang dengan sendirinya. he hee

      Hapus
  3. Awal belajar ngeblog, saya juga ingin segera dapat penghasilan dari blig. Ternyata dengan berpikir seperti itu, saya malah tidak jadi menulis. Kini saya berubah pikiran. Berharap tetap menulis yang bermanfaat. Soal penghasilan dari blog, itu bonus dari Allah. Aamiin ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah ini yang saya suka, penghasilan itu bonus dari sang Maha pemberi karena kita sudah melakukan sesuatu yang bermanfaat.

      Hapus
  4. Setuju sama postingan ini, rata-rata yang baru mulai nge blog pengen cepet-cepet dapet uang dari adsense. Saya juga blogger baru nih tapi untuk sekarang jalani ajah dulu dengan santai biar gk terlalu ribet mikirin adsense, dan yang paling ngeselin itu orang yang suka copy paste artikel orang dengan sama persis dan dapat rating paling tinggi di mesin pencarian google dibanding penulis artikel yang asli.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar Om, jalani aja dulu prosesnya. Pada saatnya nanti "bonus" akan datang dengan sendirinya.

      Hapus
  5. Ya begitulah om . Di dunia ini tidak ada yang instant . Termasuk blog ini . Kita harus bersabar demi meraup dollar. Mie instant yang katanya instant saja menurut saya bukan instant . Karena masih terdapat proses dalam mengkonsumsinya hehehe. Semoga dengan blog ini kita menjadi manusia yabg penyabar dan kreatif ya 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sekali Om, mie instant aja masih butuh proses masak untuk bisa dimakan. Selain proses memasak juga masih perlu tambahan modal agar rasanya lebih enak, misalnya telor atau penyedap rasa lainnya.

      Hapus
  6. Yups, setuju..yang penting senangi dulu..kalau sudah senang, hobi, di dunia blogging mau dapet penghasilan atau pun belum pasti enjoy aja menikmati menjadi blogger. Kalau udah rejeki pasti nanti juga bakalan ada saatnya buat menghasilkan..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mba, hobi yang memberikan manfaat itu tidak akan menjadi sia-sia

      Hapus
  7. Ulasan bermanfaat bung rodi,kadang banyak newby yg emang ingin cpt menuai hasil dari pada memberikan hasil yg bermanfaat buat pembaca. Salam kenal.

    BalasHapus
  8. memang sangat miris mas.. kebanyakan orang bikin blog tergiur akan dapat penghasilan dari adsense tapi kurang mumpuni dalam hal penulisan.. umumnya mereka kurang sabar.. padahal masih banyak peluang penghasilan dari selain adsense.. misalnya saja job review maupun banner affiliasi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini mungkin pengaruh dari banyaknya cerita keberhasilan blogger yang sudah sukses "bermain" adsense. Tapi mereka tidak proses yang sudah dilalui blogger-blogger sukses tersebut, ahirnya pola pikir mereka "menyimpang".

      Hapus
  9. Terima kasih banget bang Edi yang sudah ngasih semangat dan motivasi ngeblog buat newbie-newbie seperti kita ini. Apalagi saat ini saya sedang mencoba membuat blog baru berniche konsultasi, terus menggunplatform blog buatan sendiri. Di situ saya merasa takut, merasa khawatir tidak dapat dikenal orang blognya. Tapi semoga aja sehabis membaca ini, saya jadi semangat lagi blogging. Amin.

    Ini blog saya yang masih bayi: ruangintrovert.gihub.io

    BalasHapus
  10. Terima kasih gan udah ngasih semangat bagi blogger pemula seperti saya. Memang ngeblog itu butuh perjuangan dan pengorbanan, dan semua itu tidak instant. Tetapi, saat ini banyak sekali blog yang ada iklannya dimana mana. Semoga saja setelah ini saya bersemangat lagi untuk blogging.

    BalasHapus
  11. Saya juga dulu waktu pertama ngeblog langsung mikirin adsense mulu, karena itu malah bikin saya vakum ngeblog setahun. Dan beberapa minggu ini baru ngeblog lagi ngga mikirin adsense, yang penting bisa nyalurin hobi. Nice gan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat Om, jangan mikirin hasil tanpa proses. Tapi lebih baik terus berproses karena hasil tidak akan menghianati proses.

      Hapus
  12. Bener Mas Bro, Rata Rata Blogger Pemula itu Maunya yang Instan, Baru bikin Blog lgsg nanya , Cara dapet Duit Dari Blog Gimana?

    Itu yg bikin Miris, Salam dari Blogger thn 2015 :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali Om, mari kita berikan dedikasi yang baik.

      Hapus
  13. Keren ini tulisannya, kena banged. Salam kenal ya Bro, thanks buat sharingnya. :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Om, senang sekali mbahnya Blogger Borneo berkunjung dimari.

      Hapus
  14. Google membenci kita karena kita fokus pada UANG, Amazon membenci kita karena kita fokus pada UANG, para calon pembeli membenci kita karena kita fokus pada UANG, bahkan para visitor biasapun membenci kita karena kita fokus pada UANG.Saya berharap motto berikut bisa di taruh di heaader rhodoy.com:“JANGAN FOKUS PADA UANG, FOKUSLAH PADA MEMBERI KEMANFAATAN BAGI ORANG BANYAK………Kemudian UANG menghujanimu.”Terlalu banyak tempat-tempat yang dianggap bermanfaat bagi orang-orang, kemudian tempat itu kebanjiran uang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kawan bisa jadi musuh karena Uang dan semuanya bisa hancur hanya karena UANG. Semoga kita tidak ke dalam golongan orang yang terjebak oleh uang Om.

      Hapus
  15. Salam kenal mas Rodi. Menarik baca tulisannya mas. Yang paling ngena itu pas ngomongin sukses instan which is nggak mungkin banget.

    Saya masih baru di dunia blogging, dan mungkin naif kalau berpendapat belum kepikiran cari duit dari blogging..secara masih banyak yang perlu dipelajari.

    Untuk saat ini, saya ngeblog lebih ke personal sharing saja.

    Whay do you think?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali Om, saya juga masih banyak belajar.

      Hapus
  16. saya kok adsensenya kayak siput yaa..lamaaaa bgt hahaha gak cocok emak2 main adsense nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tapi emak-emak kalau jualan sponsored post laris manis mba.

      Hapus
  17. Wah bener juga ya mas, sibuk ngejar adsense kalau UV sedikit buat apa, mending fokus perbaiki konten biar pengunjung banyak baru daftar adsense hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya seharusnya menggunakan logika berpikir seperti itu Om.

      Hapus
  18. Tulisan yang menginspirasi. Oh iya, saya sudah berteman bang rhodoy, folback ya bang. Hehe...

    BalasHapus
  19. Aku ngeblog dari tahun 2004. Ganti2 mulai dari Tblog, Blogdrive, Multiply, dan Blogspot. Dan dari dulu sampai sekarang, fungsi blog buat saya untuk menulis apa yang pingin ditulis. Trus asyik gitu kalau ada yang menanggapi. Dulu suka saling mengunjungi bolak balik, ngobrol di widget Chat Box, gak mikirin soal traffic, dll. Berkunjung karena silaturahmi dan akhirnya jadi temen akrab semuanya. Jadi agak kaget aja pas ke sininya ada yang berkunjung, ga dikunjungi balik ngomel2. Oh, baru tau ternyata sekarang sistemnya gitu. Masih perlu banyak belajar lagi soal ilmu blog, apalagi otak atik script, dan menghasilkan uang dari blog. Apalagi, sampai hari ini, ngeblog masih yang kalo pas pingin nulis di blog aja. Kalo gak pas pingin, kadang blog sampe sebulanan nggak diisi :D :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pertengahan tahun 2004 tepatnya kelas satu SMA saya malah baru pertama kali pegang tetikus Mba, itupun masih gemetaran. Jauh sekali pengalaman saya dalam dunia blogging.

      Hapus
  20. artikelnya sangat membantu , sangat manfaat bagi saya

    BalasHapus
  21. Waktu mulai nge blog akhir tahun 2012 lalu, awal nya cuma share cerita perjalanan dan gak tau banget kalo ada ads yg bisa mnghasilkan. Lagian gak mungkin juga di approve lah wong post nya cuma setahun 2 x dan paling banter 3 x , namanya juga jalan - jalan kalo sering2 bisa kebobolan.

    4 tahun usia blog cuma dapet 9 post akhirnya bergeser ke post yg isinya info yg dicari pembaca klo mau jalan2... ntah mengapa salah satu tulisan ada di page one dan ane inisiatif sisipkan penawaran paket dan kontak.

    Wal hasil hp berdering dan jadi agen travel personal dadakan gegara 1 tulisan di page one itu, saking rapetnya jadwal jadi lupa ngurus blognya smpe2 2016 cuma 1 post aja. Tapi sekarang udah inget lagi ko

    So...bener kata bang rhodoy " jadi blogger itu menyenangkan dan menghasilkan .... tapi butuh action

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lah, ini salah satu bukti bahwa menghasilkan blog itu banyak jalan, tanpa dicari juga akan mengikuti dengan sendirinya. Tapi harus menjalani proses dulu dong, kalau belum berproses sudah ngomongin duit ya repot.

      Hapus
  22. saya mulai menulis dari ahun 2016 sampai sekarang masih tetap menulis walaupun belum ada penghasilan, rasanya yang saya lakukan ini sia sia tapi setelah baca artikel ini saya kembali semangat semoga beberapa tahun ke depan saya juga bisa mendapatkan penghasilan dan menjadi blogger seperti rhodoy.com ini semangat terus buat penulis blog ini semoga sukses dan sehat selalu

    BalasHapus
  23. Aku nge blog dari tahun 2003 mas.. Dari jaman friendster ada dan blogdrive. Tapi bukan pakai domain yang sekarang ini. Tapi ga pernah ngerti adsense adsense an ^^'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik ada komentar beauty blogger santik. Terimakasih sudah berkunjung Mba.

      Setiap blogger memiliki "cara sendiri" dan adsense bukan pilihan bagi sebagian blogger. Menurut saya begitu.

      Hapus
  24. Bagus mas, saya juga dulu awal-awalnya ngeblog hanya sekedar hobi, bahkan sampai sekarang saya hanya sekali merasakan penghasilan dari blog. Walaupun memang, saya ada penghasilan dari online lainnya, tapi bukan blogging. Salam kenal mas, di tunggu visit backnya...

    BalasHapus

Ingat boss sebelum berkomentar, baca ini dulu
1. Komentar yang relevan dengan tulisan
2. Dilarang live link, komentar yang terdapat link aktif report SPAM, link non aktif tidak akan dikunjungi balik.
3. Dilarang promosi dalam bentuk apapun
4. Dilarang berkomentar SARA, Po*n, J*di, dll
5. Apabila melanggar dihapus dan dilaporkan sebagai SPAM ke Google
6. Tidak perlu nulis link di komentar, yang sudah komentar akan saya kunjungi balik lewat profi google anda.
7. Komentar yang hanya seadanya seperti "Mantab Gan", "Nice Info", dll tidak akan dikunjungi balik.